Walahai wanita,,
Begitu beruntung kau terlahir kedunia,,
Sedikit berbuat baik,, berjuta pahala naik,,
Mulai dari melahirkan,, hingga setiap tetesan susu yang kau berikaan,,
Wahai wanita,,
Begitu beruntung kau tercipta,,
Saat sapaan kau jawab dengan sopan,, saat godaan,, kau tolak dengan ketakwaan,,
Begitu beruntung kau terlahir kedunia,,
Sedikit berbuat baik,, berjuta pahala naik,,
Mulai dari melahirkan,, hingga setiap tetesan susu yang kau berikaan,,
Wahai wanita,,
Begitu beruntung kau tercipta,,
Saat sapaan kau jawab dengan sopan,, saat godaan,, kau tolak dengan ketakwaan,,
Namun sayang dan di sayangkan,,
Zaman telah menarikmu tertelan,,
Dunia telah membutakanmu dari peringatan,,
Teknologi telah menjebakmu dalam kesenangan,,
Zaman telah menarikmu tertelan,,
Dunia telah membutakanmu dari peringatan,,
Teknologi telah menjebakmu dalam kesenangan,,
Berpakaian,,
Mengapa begitu ketat meski menutup aurat,,
Bukankah itu semua di pertanggung jawabkan di akhirat,,
Mengapa begitu ketat meski menutup aurat,,
Bukankah itu semua di pertanggung jawabkan di akhirat,,
Saat di tanya mengapa,,??
Jawaban,, semua terletak di hati bukan pakaian,,
Jawaban,, semua terletak di hati bukan pakaian,,
Hal itu memang benar dalam kenyataan,,
Namun,, pernahkah kau berfikir,,
Apakah amal mu di terima,, saat pakaianmu tak mampu kau jaga,,
Meski semua dari hati,,, pakaian adalah kunci di terima nya ibadah kini atau nanti,,
Namun,, pernahkah kau berfikir,,
Apakah amal mu di terima,, saat pakaianmu tak mampu kau jaga,,
Meski semua dari hati,,, pakaian adalah kunci di terima nya ibadah kini atau nanti,,
Permen pasti lebih enak dalam bungkusan,,
Dari terletak tanpa bungkusan,,
Dari terletak tanpa bungkusan,,
Renungan ini bukan semata memperburuk,,
Ini,, hanya sebagai ilmu,, jika kau mengerti akan QODRAT hidup mu,,
Ini,, hanya sebagai ilmu,, jika kau mengerti akan QODRAT hidup mu,,






0 komentar:
Posting Komentar